Kebanyakan kota di Indonesia yang beriklim tropis, entah besar atau pun kecil, dikenal dengan keadaan udaranya yang cenderung panas. Surabaya misalnya, pukul 09.00 pagi saja udara sudah terasa amat menyengat. Selain itu, banyaknya bangunan tinggi dan kendaraan juga menyumbang panasnya udara pada suatu kota. Namun ada beberapa kota yang dikenal sangat dingin, bahkan bikin kita bisa bergidik.
Kota-kota ini tersebar di seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Beberapa kota telah kita kenal, namun lainnya mungkin terdengar asing. Berikut 5 kota-kota di Indonesia yang dikenal sangat dingin hingga kita butuh selimut tebal jika tinggal di sana..
Meski kota kecil di daerah pegunungan, Mulia memiliki satu bandara kecil. Hanya pesawat jenis Caravan yang bisa digunakan untuk mencapai darah ini. Pesawat Caravan biasanya hanya berisi 9 orang saja, penerbangan sekitar satu jam dari Jayapura dan harus melewati sela-sela gunung. Perlahan-lahan Mulia mulai terkena modernisasi, hal ini ditunjukkan dengan mulai banyaknya kantor-kantor pemerintahan, jalan-jalan aspal dan infrastruktur seperti PLTA meski masih minim. Tertarik pergi ke Mulia?
1. Mulia, Puncak Jaya, Papua
Mulia adalah sebuah kota kecil di Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Kota ini terletak pada ketinggian 2.448 meter dari permukaan laut. Sebuah kota pegunungan dengan udara yang super dingin. Mulia dikenal sebagai salah satu daerah konflik di Papua. Di kota ini sering terjadi bentrok hingga suara tembakan adalah hal yang biasa di sana.
Meski kota kecil di daerah pegunungan, Mulia memiliki satu bandara kecil. Hanya pesawat jenis Caravan yang bisa digunakan untuk mencapai darah ini. Pesawat Caravan biasanya hanya berisi 9 orang saja, penerbangan sekitar satu jam dari Jayapura dan harus melewati sela-sela gunung. Perlahan-lahan Mulia mulai terkena modernisasi, hal ini ditunjukkan dengan mulai banyaknya kantor-kantor pemerintahan, jalan-jalan aspal dan infrastruktur seperti PLTA meski masih minim. Tertarik pergi ke Mulia?
2. Waghete, Deiyai, Papua
Saat tengah hari, suhu udara di Waghete adalah 15 derajat Celcius. Sedangkan malam hari bisa mencapai suhu hingga 10 derajat Celcius. Bisa dibayangkan bagaimana suhu di kota kecil yang terletak di Kabupaten Deiyai, Papua ini. Rata-rata udara di kota besar Indonesia mencapai 32-35 derajat Celcius saat siang. Di Waghete, kita benar-benar tidak akan merasakan panasnya udara seperti di sebagian besar lokasi di Pulau Jawa.
Waghete memiliki satu banda udara kecil yang digunakan sebagai lokasi pendaratan pesawat sipil dan militer. Transportasi sebenarnya bisa menggunakan jalur darat namun memakan waktu lama dengan jalan yang tidak terlalu bagus. Untuk itulah banyak warga yang menggunakan jasa pesawat untuk membeli barang ke kota besar. Halini mengakibatkan harga kebutuhan pokok di Waghete kian melonjak
Tingkat pendidikan di kota kecil dengan ketinggian rata-rata 2.200 meter ini tergolong rendah. Hanya ada 3 jenjang sekolah dari TK, SD, hingga SMK. Semuanya dikelola oleh organisasi keagamaan. Sekolah negeri dari pemerintah belum menjangkau daerah yang dahulu juga sering terjadi konflik ini. Sungguh miris.
3. Gayo Lues, Aceh
Gayo Lues adalah nama salah satu kabupaten paling terisolasi di daerah Aceh. Meski demikian, daerah yang memiliki ketinggian hingga mencapai 1.000 meter dari permukaan air laut ini memiliki banyak sekali potensi daerah. Salah satu yang terkenal hingga seluruh dunia adalah kopinya. Kopi Gayo telah dikenal sebagai salah satu bji kopi paling nikmat yang ada di Indonesia. Tak heran jika harganya sangat mahal.
Selain itu, potensi lain yang dimiliki oleh Gayo Lues adalah wisata alam. Banyak sekali pintu-pintu pendakian ke Gunung Leuser dari daerah Gayo Lues. Pemandian air panas juga ada di daerah Kecamatan Puteri Betung. Selain itu Gayo Lues juga penghasil sayur dan buah terbaik di Aceh karena keadaan udaranya yang dingin sangat pas untuk menanam produk holtikultura.
4. Baturraden, Purwokerto, Jawa Tengah
Baturraden adalah nama salah satu kota di Kabupaten Purwokerto. Baturraden terletak di daerah pegunungan dengan ketinggian mencapai 980 meter dari permukaan air laut. Kota kecil ini berada di sebelah selatan dari Gunung Slamet yang membuatnya memiliki udara sangat sejuk saat siang dan dingin saat malam hari.
Kawasan ini memiliki banyak sekali tempat wisata yang indah. Beberapa di antaranya adalah Air terjun dengan nama Pancuran Pitu dan Pancuran Telu. Air terjun ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit jika kita mandi dengan airnya. Selain itu di Baturraden juga terdapat bumi perkemahan yang pernah digunakan sebagai tempat Jambore Nasional. Untuk memperlengkap keindahan Baturraden, hadirlah Kaloka Widya Mandala. Sebuah kompleks wisata edukasi yang menyimpan banyak sekali satwa dari penjuru dunia.
5. Ciwidey, Bandung, Jawa Barat
Ciwidey terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kota kecil dengan ketinggian mencapai 1.200 meter dari permukaan air laut ini menyimpan pesona alam yang tiada tara. Salah satu yang paling dikenal adalah adanya Kawah Putih. Tempat menakjubkan ini berada sekitar 44 kilometer dari pusat Bandung. Menurut masyarakat setempat, Kawah Putih ini adalah tempat berkumpulnya para roh leluhur mereka.
Selain Kawah Putih, Ciwidey memiliki pesona lain. Di antaranya adalah perkebunan Rancabali. Di tempat ini kita bisa merasakan sensasi hawa dingin dengan pemandangan perkebunan teh yang sangat luas menghijau. Tak puas jika pergi ke daerah pegunungan tanpa pergi ke pemandian air panas. Di Ciwidey terdapat pemandian air panas Cimanggu dan Walini. Tertarik mengisi liburan ke Ciwidey?






2 comments:
Toraja jg dingin, g masuk nih???
Di kota Pagaralam Sumsel dan kota Kepahiang Bengkulu juga dingin dan sejuk..
Post a Comment